KPU Bali dan Parpol, Pantau Coklit Data Pemilih di Tabanan

  • 01 Agustus 2020
  • 16:40 WITA
berita_200108050844_KPUBalidanParpol,PantauCoklitDataPemilihdiTabanan.jpeg

KPU Tabanan, Dangin Carik – Dalam rangka pelaksanaan tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Data Pemilih oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan 2020, sesuai Surat Undangan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan, Nomor 923/PP.06.2-Und/5102/KPU-kab/VII/2020, tanggal 29 Juli 2020.

Dalam acara monitoring Coklit Data Pemilih, KPU Tabanan mengundang Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tabanan, Ketua Partai Politik yang ada di Kabupaten Tabanan yaitu PKB, Gerindra, PDI Perjuangan, Golkar, NasDem, Berkarya, PKS, Perindo, PPP, PSI, Hanura dan Partai Demokrat.

Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, menyempatkan diri melakukan pemantauan didampingi Ketua KPU Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa. Terlihat pula Komisioner KPU Tabanan, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, I Ketut Sugina, Ketua Divisi Sosialisasi dan SDM, Ni Putu Suaryani, Sekretaris KPU Tabanan, I Nyoman Swandika, didampingi Pegawai Sekretariat KPU Tabanan, Sabtu, (01/08/2020).

Hadir pula Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tabanan beserta Jajarannya. Selain itu terlihat Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tabanan, KorDiv. Pencegahan Hubungan Antar Lembaga, I Ketut Narta, beserta jajarannya melakukan pengawasan.

Sebelum melihat secara langsung jalannya Coklit Data Pemilih oleh PPDP ke rumah warga, Ketua KPU Bali beserta KPU Tabanan dan Undangan berkumpul di Kantor Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan. Selanjutnya Rombongan bergerak menuju rumah warga yang ada di Desa Delod Peken, untuk monitoring Coklit PPDP. Dilanjutkan menuju ke Desa Bongan yang masih merupakan Kecamatan Tabanan.

“Dalam rangka Coklit ini Kita mencoba untuk real dan mematuhi Protokol Kesehatan, sehingga teman-teman bisa melihat dan memastikan jalannya Coklit oleh PPDP. Bawaslu mestinya sebagai penegak aturan juga mestinya bisa memberikan teguran, saran dan masukan. Kami di Bali ini sekarang ingin membuktikan kepada seluruh Masyarakat bahwa Kami melakukan Pemutakhiran Data Pemilih dengan mengajak seluruh Stakeholder kepemiluan, sehingga nanti Data Pemilih yang telah dikerjakan secara bersama-sama inilah yang akan menjadi Data Pemilih yang bagus menurut Kita dan tidak akan pernah dipermasalahkan, apalagi bila Calonnya kalah. Kalau sudah dilihat dan disaksikan oleh seluruh Peserta Pemilu Saya pikir Kita akan baik-baik saja Kedepannya,” terang I Dewa Agung Gede Lidartawan, saat diwawancarai di salah satu rumah warga di Desa Delod Peken.

Saat ditanya kesulitan melaksanakan Coklit pada masa Pandemi Covid-19, Pak Dewa Agung Lidarwan mengatakan,” Kalau Kita di Bali karena sudah new normal kesulitannya adalah mereka akan sulit ditemui, kadang –kadang pagi sudah berangkat kerja sampai sore. PKPU mengharapkan tidak melakukan Coklit di malam hari, tetapi kalau memang sudah tidak bisa ditemui pagi sampai sore, Saya berharap Bawaslu akan memberikan rekomendasi untuk bisa dicoklit pada malam hari.”

Menjawab pertanyaan dari Wartawan terkait Kampanye pada masa new normal dan Pandemi Covid-19, rencana KPU Bali seperti apa? Agung Lidartawan mengatakan, “KPU Bali mengharapkan tidak melakukannya dengan Baliho dan Spanduk karena sangat minim manfaatnya tetapi banyak masalah yang ditimbulkan. Apalagi saat Pandemi  ini teman-teman harus mengecek jumlah baliho, jumlah spanduk, yang merupakan hal yang seharusnya tidak perlu Kita lakukan. Kita akan memperbanyak Debat Kandidat dan Kita akan siarkan secara online atau langsung dan Kita siapkan di seluruh stasiun TV di Bali.

Saya pikir hal tersebut akan lebih mengisi inti Demokrasi. Bukan hanya sekedar ada spanduk dan umbul-umbul yang notabene sudah bertentangan dengan Pergub Bali yang menyatakan pengurangan timbunan sampah plastik,” Beber Lidartawan. “Terkait Debat akan dilangsungkan di studio, kemudian ada Panelisnya. Tidak ada lagi mengajak konstituennya atau Tim horenya, tetapi mereka akan menyaksikan dari rumah masing-masing,” tambahnya.

“Dengan mengajak seluruh Stakeholder dalam rangka Pemutakhiran Data Pemilih ini, Kita harapkan di Tabanan seluruh Data DPT untuk Pilkada Serentak 2020 jauh lebih baik dari sebelumnya dan menjadikan Pemilu di Tabanan jauh lebih baik dari sebelumnya,” Ucap Lidartawan, di salah satu rumah warga di Desa Bongan.

 

Kegiatan yang dilaksanakan dalam situasi Pandemi Covid-19 atau Virus Corona ini, tetap memperhatikan Protokol Kesehatan seperti physical distancing atau menjaga jarak fisik dan dengan menggunakan masker.

 

Komentar