PPS Se-Kecamatan Pupuan dan Selemadeg Barat, Bimtek Tungsura

  • 17 November 2020
  • 20:30 WITA
berita_201711091121_PPSSe-KecamatanPupuandanSelemadegBarat,BimtekTungsura.jpeg

KPU Tabanan, Dangin Carik – Dalam rangka persiapan Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan dalam Pemilihan Serentak Lanjutan 2020.

Komisioner KPU Kabupaten Tabanan, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, I Ketut Sugina, bersama Staf Sekretariat KPU Tabanan, melaksanakan Bimbingan Teknis Tungsura kepada Panitia Pemungutan Suara Se-Kecamatan Pupuan, Pukul 10.00 Wita, bertempat di Ruang Rapat Kantor Camat Pupuan, Selasa (17/11/2020).

Hadir pula dalam kegiatan dimaksud, Ketua dan Anggota serta Pegawai Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan Pupuan sekaligus memfasilitasi acara. Selain itu terlihat hadir Panitia Pengawas Kecamatan Pupuan.

Dalam Bimtek tersebut, I Ketut Sugina sebagai Narasumber dan memaparkan materi terkait Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada Tabanan 2020 yang akan diselenggarakan pada hari Rabu, tanggal 9 Desember 2020. “Terkait jaringan internet, dari 1.130 TPS terdapat 87 jaringan lemah dan KPU Tabanan telah berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Telkomsel Tabanan, Diskominfo Tabanan dan provider,” ungkap I Ketut Sugina.

Selain itu dijelaskan mengenai Protokol Kesehatan yakni 12 hal baru yang akan diterapkan di masing-masing TPS pada 9 Desember 2020 mendatang. Sugina juga memperkenalkan dan menjelaskan terkait Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap). Diawali dengan menunjukan cara mendownload aplikasi pada HP android dan langkah-langkah selanjutnya. Beliau juga membawa contoh formulir yakni Model C Hasil-KWK serta menjelaskan cara pengisiannya. “Walaupun penggunaan aplikasi Sirekap belum final akan digunakan dalam penghitungan Suara dalam Pilkada Serentak 2020, tapi KPU Tabanan mempunyai kewajiban untuk menyampaikannya kepada Badan Ad Hoc dan apabila nantinya akan jadi digunakan, Penyelenggara sudah siap,” jelasnya.

“Adapun perlengkapan dalam penggunaan Sirekap yakni ponsel pintar minimal 2 buah, aplikasi Sirekap, Jaringan internet dan paket data internet. Perlengkapan penggunaan Sirekap harus tersedia paling lambat H-1 sebelum hari pemungutan suara, dan KPU Kabupaten memastikan titik koordinat setiap TPS dengan katagori kuat, sedang dan lemah sebagai acuan untuk menentukan lokasi pengiriman data hasil penghitungan suara,” ucapnya.

Ditambahkannya pula bahwa penggunaan Sirekap wajib diperkenalkan kepada Badan Ad Hoc, seperti PPK, PPS dan KPPS sebagai Uji Coba Nasional dan data pembanding. Sirekap merupakan aplikasi untuk proses rekapitulasi berbasis elektronik yang rencananya akan diterapkan di semua TPS. Pada Bimtek ini juga diisi dengan sesi Tanya jawab.

Di tempat terpisah, tepatnya di Ruang Kantor Camat Selemadeg Barat, Pukul 10.00 Wita, Komisioner KPU Tabanan, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Luh Made Sunadi, didampingi Staf Sekretariat KPU Tabanan, juga memberikan materi Tungsura Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) Se-Kecamatan Selemadeg Barat.

“Dengan diberikannya Bimtek Tungsura kepada PPS, diharapkan PPS memiliki pengetahuan dan pemahaman terkait mekanisme pemungutan dan penghitungan suara di TPS, termasuk adanya 15 hal baru yang ada di TPS karena adanya Covid-19. PPS juga diharapkan dapat memahami terkait mekanisme penulisan form C Hasil-KWK yang akan dipakai untuk keperluan Sirekap, sehingga pada akhirnya PPS dapat memberikan pemahaman yang sama kepada KPPS di wilayah kerjanya masing-masing,” ungkap Luh Made Sunadi, ketika dimintai keterangan.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam situasi pandemi Covid-19 atau Virus Corona, dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan seperti physical distancing atau menjaga jarak fisik, menggunakan masker, pengecekan suhu/temperatur tubuh dengan thermogun, menggunakan hand zanitizer atau cairan pembersih tangan serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

 

Komentar