Desa Angseri Menjadi Target, “Sosialisasi Pendidikan Pemilih”

  • 27 Mei 2021
  • 15:40 WITA
berita_212705030512_DesaAngseriMenjadiTarget,“SosialisasiPendidikanPemilih”.jpeg

KPU Tabanan, Dangin Carik – Setelah beberapa waktu lalu KPU Kabupaten Tabanan melaksanakan sosialisasi  pendidikan Pemilih di daerah dengan tingkat partisipasi Pemilih rendah tepatnya di Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Kini Sosialisasi hal yang sama dilaksanakan di Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan sesuai Surat Ketua KPU Kabupaten Tabanan, Nomor 391/PP.06-SD/5102/KPU-Kab/V/2021, tertanggal 17 Mei 2021.

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua KPU Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa beserta Anggota KPU Tabanan, Kasubbag Teknis dan Hupmas, I Made Rika Hendrawan serta beberapa Staf Sekretariat KPU Tabanan, bertempat di salah satu ruangan SD Negeri 3 Angseri berdekatan dengan Kantor Perbekel Desa Angseri, Kamis (27/05/2021).

Acara dimulai sekitar Pukul 10.00 Wita, dibuka oleh Perbekel Desa Angseri. “Pada kesempatan ini Kita mendapatkan kesempatan yang istimewa dari KPU Kabupaten Tabanan terkait sosialisasi Pendidikan Pemilih. Kami akan sangat respon terhadap sosialisasi yang nantinya disampaikan,” ujarnya.

Dilanjutkan penyampaian materi dari Pak Weda, sapaan akrabnya. “Ada dua tempat yang Kita sasar yakni Desa Pujungan di Kecamatan Pupuan dan Desa Angseri, Kecamatan Baturiti karena tingkat partisipasi Pemilihnya rendah. Di Desa Pujungan dalam Pilkada Bupati dan wakil Bupati Tabanan tahun 2020 yang digelar pada 9 Desember 2020 lalu tingkat partisipasi Pemilihnya sebesar  57,67 % sedangkan di Desa Angseri ini sendiri sebeasar 54,60 %,” ungkapnya.

“Ini merupakan salah satu bentuk tanggungjawab Kami, sinergitas ini akan terus berlangsung dan puncaknya nanti pada Pemilu dan Pemilihan Serentak tahun 2024,” katanya.  Ditambahkannya bahwa Tujuan Pilkada Serentak adalah untuk efisiensi dan penghematan anggaran.

Selanjutnya penjelasan dari Anggota KPU Tabanan Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM, Ni Putu Suaryani. Tidak ketinggal pula arahan dari Ketua Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Luh Made Sunadi. Pada sesi terakhir diisi dengan diskusi.

Salah seorang Peserta mengatakan “Pernah suatu ketika dalam Pergelaran Pemungutan Suara Kami di Desa Angseri ini kebetulan juga melaksanakan Upacara Dewa Yadnya (Nedunan Ida Betara), hal itu jelas menjadi dilema bagi warga, apakah datang ke TPS untuk mencoblos atau mengikuti rangkaian upacara tersebut. Jadi dengan adanya kegiatan yang berbarengan itu banyak Masyarakat yang tidak datang ke TPS sehingga terkesan saat itu tingkat partisipasi Pemilih di Desa Angseri rendah.”

Bendesa Adat Angseri juga berkata, “Harapan Saya semoga dengan Pendidikan Pemilih yang Bapak sampaikan saat ini, pada Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 mendatang tingkat partisipasi Masyarakat Kami menjadi meningkat, Saya juga malu karena Desa Kami tingkat partisipasinya rendah.”

Di akhir kegiatan, Perbekel Desa Angseri menghimbau kepada Peserta sosialisasi yang hadir supaya nantinya dapat meneruskan informasi pendidikan Pemilih yang disampaikan KPU Tabanan kepada Masyarakat. Peserta juga mendapatkan Sertifikat sebagai Peserta Pendidikan Pemilih di Daerah Partisipasi Rendah.

Perlu diketahui, dalam acara tersebut terlihat pula dari pihak Kepolisian yang bertugas di wilayah Kecamatan Baturiti dan secara kebetulan sebelum sosialisasi dimulai muncul pihak Bawaslu Kabupaten Tabanan yang sedang melaksanakan tugas di Desa Angseri.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam situasi pandemi Virus Corona atau Covid-19, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti menjaga jarak fisik atau physical distancing, menggunakan masker, pengecekan suhu/temperatur tubuh dengan thermogun, menggunakan cairan pembersih tangan atau hand zanitizer serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Komentar