KPU Tabanan terapkan WFH

  • 05 Juli 2021
  • 12:35 WITA
berita_210507120742_KPUTabananterapkanWFH.jpeg

KPU Tabanan, Dangin Carik – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan akan menerapkan bekerja dari rumah (work from home/WFH) berpedoman pada Surat Edaran (SE) Ketua KPU RI Nomor 11 tahun 2021 tentang penyesuaian sistem kerja Pegawai di lingkungan KPU, KPU Provinsi/Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh dan KPU/KIP Kabupaten/Kota pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan Masyarakat darurat Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali, tertanggal 03 Juli 2021.

Hal itu terungkap saat Ketua dan Anggota KPU Tabanan, Sekretaris serta para Kasubbag Sekretariat KPU Tabanan melaksanakan Rapat Pleno Rutin atau Berkala, dimulai pukul 09.10 Wita, bertempat di Ruang Rapat KPU Tabanan, Senin (05/07/2021).

Rapat Pleno dibuka Ketua KPU Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa, “Dalam Rapat kali ini Kita akan bahas mengenai WFH, rencana kunjungan KPU Kota Palembang ke KPU Tabanan dan kegiatan Sosialisasi,” ungkapnya. Dilanjutkan Anggota KPU Tabanan Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Luh Made Sunadi. Beliau menyarankan agar KPU Tabanan menjalankan WFH sesuai dengan petunjuk yang ada pada Surat Edaran (SE) Ketua KPU RI Nomor 11 Tahun 2021 terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan Masyarakat darurat Covid-19  (PPKM DARURAT) di wilayah Jawa dan Bali.“Untuk rancangan anggaran Pemilihan tahun 2024 Kita fokuskan di Kasubbag Program dan Data dulu yang dikerjakan dari rumah. Terkait kunjungan KPU Kota Palembang Saya harapkan agar ditunda,” ucapnya.

“Mudah-mudahan Kasubbag Program dan Data, Putu Eviyanti Dewi Lestari, dapat menyusun anggaran Pemilihan 2024, nantinya akan Kita bahas bersama,” ucap Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, I Wayan Sutama. Selain itu Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, I Ketut Sugina mengatakan “Menurut Saya, WFH memang harus dijalankan dan terkait kunjungan dari KPU Kota Palembang Kita sampaikan bahwa Kita sedang melaksanakan WFH.”

Tidak ketinggalan pula penjelasan dari Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM, Ni Putu Suaryani menyampaikan, “terkait penundaan Sosialisasi Pendidikan Pemilih di daerah dengan potensi pelanggaran Pemilu di Desa Delod Peken yang sedianya akan dilaksanakan tanggal 6 Juli 2021 dan Desa Beraban tanggal 8 Juli 2021 sudah Kami hubungi dan sudah clear. Surat Penundaan Sosialisasinya juga sudah dikerjakan.”

Sekretaris KPU Tabanan, I Nyoman Swandika dan Kasubbag keuangan, Umum dan Logistik, Gusti Ayu Putu Kristiana Dewi menyampaikan terkait SE dari KPU RI terkait WFH harus dijalankan, pemeliharaan serta perawatan Kantor nanti akan diatur.

Menjelang acara berakhir pada pukul 10.00 Wita, Ketua KPU Tabanan menyampaikan beberapa kesimpulan antara lain Kami akan hubungi KPU Kota Palembang agar mereka berkunjung ke KPU Kabupaten Tabanan setelah tanggal 20 Juli 2021, jika PPKM tidak diperpanjang. Untuk kedatangan Siswa SMA/SMK hari ini diharapkan agar Ketua Divisi Sosialisasi menghubungi untuk dibatalkan. Beliau juga berpesan agar tetap mematuhi protokol kesehatan, tetap jaga kesehatan dan minum suplemen.

Sebagai informasi, menjelang WFH Sekretaris KPU Tabanan juga merapatkan jajaran Sekretariat agar dapat melaksanakan tugas dengan baik dari rumah. Kegiatan yang dilaksanakan dalam situasi pandemi Virus Corona atau Covid-19, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti menjaga jarak fisik atau physical distancing, menggunakan masker, pengecekan suhu/temperatur tubuh dengan thermogun, menggunakan cairan pembersih tangan atau hand zanitizer serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Komentar